Skip to main content

Posts

Showing posts from 2015

any suggest.. ?

Something is not right. This week, my English Conversation Course ended. I am still in Level 3 and need one level more to complete all level in this course. But, i don't really have a choice. I have two choice, but only can choose one. First, is to continue this course to Level 4. And second choice is to come back to d campus and continue my job as a lecturer. It's not easy for me to decide, because i love both of them. But, d time and scheduled do not allow to do both.

    To be honest, right now, i like to continue my course. Simple, because it's fun. Even, you can see, my english is still lack, but the important thing is i can try to speak and listen and have a conversation in english. This course, encourage me much, to be more confident and brave enough to use english. Even, once more, it lack everywhere. And one more, I take this english course to increase my TOEFL score. Until now, I can increase my TOEFL score in about 30 point. It still 510 and my target is 550 …

Liburan di Pangrango,

Akhirnya, setelah berapa abad gw stres karena ga pernah liburan, weekend kemarin gw akhirnya bisa berlibur. Horeeee. Gw sama temen-temen kantor camping n hiking ceria ke gunung pangrango.

    As you know, gw sama orang-orang kantor sebenernya kurang begitu akrab. Tahu namanya aja kagak. Tapi entah kenapa mereka tahu gw dan ngajakin gw buat ikutan naik gunung. Kaki gw yang udah gatel karena jarang mandi, eh, jarang diajak jalan, langsung memerintah otak untuk mengiyakan ajakan mereka. Saat itu, kendali diri gw emang ada di kaki. Kaki gw niru para buruh yang pada demo karena jarang diajak liburan. Dan, weekend kemarin kita jalan.

    Jumat malem kita jalan. Agak memalukan memang ketika kita udah jalan bareng-bareng, ngobrol ngalor ngidul, tapi gw ga tau nama mereka. Akhirnya, dengan mengandalkan intelegensi tertinggi gw, gw memperhatikan, merekam, dan menganalisa percakapan mereka, dan kemudian menyimpulkan nama-nama mereka. Pak Ketua kita namanya Ari Latiman, Pak Guide kita yang udah…

Dunia (yang) tiada akhir..

“Barangsiapa yang bangun di pagi hari dan hanya dunia yang dipikirkannya, sehingga seolah-olah ia tidak melihat hak Allah dalam dirinya maka Allah akan menanamkan 4 penyakit dalam dirinya :
1. Kebingungan yang tiada putus-putusnya.
2. Kesibukan yang tidak pernah ada ujungnya.
3. Kebutuhan yang tidak prnah terpenuhi.
4. Keinginan yang tidak akan tercapai.”
(H.R. Imam Thabrani)


    Untuk beberapa bulan ini dan terutama sebulan terakhir, hadits itu cocok banget buat gw. Ya, dari bangun sampe tidur lagi hanya dunia. Seakan gw hidup cuman untuk dunia. Astaghfirullah. Setidaknya dari empat penyakit yang diancamkan tersebut, dua diantaranya sudah kejadian sama gw. Kesibukan yang tiada pernah ada ujungnya dan kebutuhan yang tidak pernah terpenuhi. Gw nulis ini pun nyempet-nyempetin diantara kesibukan yang tiada pernah ketemu dimana ujungnya. Bener-bener dah.

    Selain kerja, kuliah bener-bener banyak nyita waktu senggang gw. Hampir setiap hari di weekdays gw kuliah. Berangkat setelah pulang kerja …

Sakit Gigi dan RSKGM UI

Sakit Gigi. Katanya, lebih baik sakit gigi daripada sakit hati. Buat gw, ga gitu juga sih. Alesannya simpel aja. Karena bagi jomblo menahun kayak gw, gw jarang sakit hati. Yang ada hanya sakit gigi.

    FYI, sakit gigi ini tambah sakit karena jatah pengobatan di kantor gw dicabut sejak Agustus lalu. Pun, gw juga berusaha segera cabut dari kantor gw, karena melihat gelagat yang ga beres, tapi sayang belum dapet-dapet. Huft.

    Sebenernya gw bisa pake BPJS, tapi melihat pengalaman temen-temen kantor gw yang pake layanan BPJS dan ga ada yang beres, akhirnya gw mengurungkan niat itu. Sebagai contoh, kemarin anak temen kantor gw sakit. Periksa ke klinik kantor yang merupakan PPK 1. Dikasih obat dengan dosis seadanya dan berakhir dengan seminggu ga sembuh juga. Akhirnya dirujuk ke PPK 2. Eh, pas ke PPK 2 katanya untuk layanan BPJS hari itu sudah tutup, dan harus balik lagi besok. Besoknya temen gw dateng lagi. Dapet sih, tapi setelah ngantri sekian lama. Bukan apa-apa, kasihan anaknya. …

Unplanned Trip - #go(w)esToWayKambas

Ini semua gara-gara Jepun yang cancel rencana ke Bandung dan Pangandaran. Jadinya, hari rabu gw stres berat ngebayangin libur panjang (Kamis - Minggu) tanpa liburan. Ya, gw emang stres kalo liat tanggal merah tapi ga ngapa-ngapain dibanding liat tumpukan tugas kerja dan kuliah. Males juga kalo backpackeran ke Pangandaran sendirian. Selain berat di ongkos juga berat di hati. Males banget kan nyari-nyari angkutan umum di terminal sendirian. So, hari rebo sore, menjelang detik-detik pulang kantor tiba-tiba gw inget sepeda gw, Channel Jr. 'Asik juga kali ya kalo gw sepedaan aja. Secara terakhir kali sepedaan jauh adalah #go(w)esToBali akhir taun kemarin', pikir gw. So, jadilah gw buka Google Maps, nyari lokasi di sekitar Jakarta yang bisa kejangkau sepedaan selama empat hari.

    Lokasi pertama yang ada di pikiran gw adalah Bandung dan Pangandaran, yang kemudian gw coret karena gw lagi males sepedaan nanjak. Ke Semarang atau Yogya bukan opsi karena gw udah tiga kali sepedaan ny…

[Tugas Kuliah - Manajemen Pemasaran Berbasis Web] : Marketing Mix pada Matahari Department Store

Matahari Dept Store (PT Matahari Departement Store, Tbk) adalah salah satu perusahaan ritel terkemuka di Indonesia yang menyediakan perlengkapan pakaian, aksesoris, produk-produk kecantikan dan rumah tangga dengan harga terjangkau , namun tetap berkualitas tinggi (www.matahari.co.id/about).  Gerai-gerai Matahari yang modern dan luas menyajikan pengalaman berbelanja dinamis dan inspiratif yang membuat konsumen datang kembali dan membantu menjadikan Matahari sebagai department store pilihan di kalangan kelas menengah Indonesia yang tumbuh pesat.
    Dalam usahanya, Matahari Dept Store menggunakan Marketing Mix untuk menarik konsumen. Apa itu Marketing Mix? Marketing Mix adalah seperangkat alat pemasaran yang digunakan perusahaan untuk mencapai tujuan pemasaran dalam memenuhi target pasarnya. Ada 7 kriteria dalam Marketing Mix yang bisa dijadikan acuan, yaitu :
1. Price
2. Product
3. Promotion
4. Place
5. People
6. Process
7. Physical Environment

Bagaimana Matahari Dept Store menerapkan tuju…

Run For River, Run For Remember

Hari minggu kemarin gw ikut race lari yang diadain Mapala UI, Run For River. Tahun ini adalah penyelenggaraan Run For River yang ketiga dengan tetap mengambil lokasi race di kawasan kampus UI. Kawasan yang sudah sangat familiar buat gw, karena tiap lari ya gw pasti ke UI. UI juga jadi basecamp nya komunitas lari gw (Derby) dan tuan rumah UI Runner. Sesekali juga jadi tempat kumpul beberapa komunitas lari kayak JAR, Burner (Cibubur Runner), dll. Jadi ya, udah khatam lah. Namun begitu, ini adalah pertama kali nya gw ikut ngramein Run For River. Kalo hidup di jamannya Malin Kundang, mungkin gw udah dikutuk jadi batu akik, karena durhaka pada tempat lari sendiri. Hihi.

    But anyway, Run For River juga membawa gw kembali ke masa dua tahun lalu, dimana gw pertama kali mulai lari. FYI, jadwal lari pertama kali gw gagal gara-gara Run For River. Gw lari pas hari-H Run For River pertama diadakan. Gw ga jadi lari karena mlongo liat para pelari yang lari dengan kencangnya. Yang kemudian bikin gw…

Karena : But, Selalu Ada Tapi.

Kadang gw capek dengan hidup gw sendiri. Cara hidup yang gw pilih-pilih sendiri. Kadang gw pengen bilang, "oke, stop here, and just enjoy your life". Kadang gw pengen bener-bener berhenti dan pergi kemanapun dimana tidak ada lagi kerja, kuliah, kursus, tugas, dan segala tetek bengek ini. Kadang gw pengen tidur seharian tanpa harus mikirin ada presentasi minggu depan. Kadang gw pengen pulang ke rumah, nemenin emak gw pergi ke pasar, kebon, dan hanya menghabiskan waktu gw sama orang rumah tanpa harus keganggu dengan pikiran "minggu depan udah mulai kuliah lagi, kerjaan di kantor belum kelar, ada ujian". Kadang gw pengen berhenti. Just stop.

    But, selalu ada tapi. Dan gw sadar "tapi" ini jauh lebih kuat dari "kadang gw". What's it? Just a word. Dream. Ya, mimpi. Mimpi membuat gw hidup. Ketika gw inget bahwa gw masih punya mimpi yang ingin diwujudkan, maka 'kadang gw' seakan melemah dengan sendirinya.

    Gw pengen lulus S3 sebelum…

Buka Lapak di Pasar Saham

Gw sekarang paham, kenapa seorang trader ataupun  investor di pasar saham itu bisa begitu cepet kaya, sekaligus bisa langsung bangkrut total. Gw sekarang juga paham makna dari 'resiko', apa itu high risk dan low risk. Terima kasih klinik Tongtong.

    Well, sebulan yang lalu gw akhirnya nyoba masuk ke pasar saham. Dari rasa penasaran dan tentu saja didorong oleh motivasi mainstream pada umumnya yaitu 'ekspektasi' bahwa bermain saham bisa cepet kaya, akhirnya gw sibuk browsing sana-sini, telpon dan email berbagai perusahaan sekuritas dan akhirnya memilih BNI Securities sebagai lapak gw bermain saham. Kenapa BNI Securities? Dua alasan, dan ini bukan bentuk promosi. Satu karena murah. Lo ga perlu uang berpuluh-puluh juta untuk mulai berinvestasi. Cukup sejuta doank lo udah bisa jual beli di pasar saham. Beberapa perusahaan yang gw telpon mensyaratkan setoran awalnya adalah rata-rata 10jt, sehingga jelas mana yang kiranya masuk di dompet gw. Alasan kedua adalah mudah. Y…

Focus in your dream, set your eyes just on the goal

Focus in your dream, set your eyes just on the goal. Itulah status Whatsapp yang gw pake mulai beberapa minggu ini. Bukan apa-apa, melainkan cuma untuk mengingatkan diri gw sendiri bahwa gw punya mimpi, gw punya goal yang harus gw capai dalam beberapa tahun kedepan. So, gw harus fokus dan ga boleh tergoda untuk nengok kanan-kiri yang akhirnya membuat gw jauh dari goal yang gw set. Just like a few month past. Gw ga mau menyia-nyiakan lebih banyak waktu, dan i think this is the right time to start.

    Well, seperti yang gw tulis di post Resolusi 2015 januari kemarin, salah satu goal yang ingin gw capai adalah nyelesein S3 sebelum 30 tahun, dan atau dapet scholarship untuk kuliah ke luar negeri, Jepang atau Korea. Tapi, meskipun gw udah ngeset goal sejak januari, pada kenyataannya gw bahkan belum bergerak sampai bulan mei. Penyebabnya ya cuma satu, gw kebanyakan nengok kiri-kanan. But, pada akhirnya gw sadar gw kudu fokus dan mulai mempersiapkan diri sebaik mungkin, secepat mungkin, …

Wisata Foto di Semarang : Berburu Foto di Negeri 'China'

Gunung Raung di Jawa Timur mengalami erupsi. Dampaknya ga cuman dirasakan oleh masyarakat di sekitar gunung tersebut, tapi juga gw. Ya, setelah merencanakan buat ke Banyuwangi pas libur lebaran kemarin, akhirnya gw harus meraung-raung karena plan terpaksa dicancel. Kita ga bisa masuk Banyuwangi demi keselamatan bersama. Pun, kalo misalnya boleh, nyokap gw ga bakal ngijinin. So, dengan berat hati gw harus menunda satu dari tiga rencana liburan gw tahun ini, Gunung Kidul (udah), Banyuwangi, dan Karimun Jawa. 
Well, pembatalan rencana liburan ini bener-bener bikin gw mati kutu. Liburan di rumah selama hampir seminggu tanpa melakukan hal apapun yang special sukses bikin gw stres. Ditambah stok film yang udah abis di hari ketiga setelah lebaran, dikali acara TV yang penuh dengan sinetron India dan Turki yang bikin gw mual-mual, dikuadratkan dengan ga ada sinyal internet di kampung, dan diintegralkan dengan adik gw yang ga mau diajakin jalan-jalan, bener-bener bikin otak gw ga lurus. Dan pun…

Horrible Ied

Hallo Hallo gays! Akhirnya kembali lagi ke hutan Jakarta setelah selama dua minggu menyepi di kampung tanpa sinyal inet. Sial. Well, banyak hal menarik selama lebaran kemarin, sampe gw bingung mau nulis yang mana dulu. But  first gw pengen ngucapin Happy Ied Mubarrak! Semoga tahun besok jadi tahun-tahun penuh berkah. Amien.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, hal yang paling diantisipasi oleh jomblo-jomblo akut kayak gw ketika mudik adalah pertanyaan "Kapan nikah?", entah dari keluarga, temen baik, sampe temen yang ga baikpun. Dan untuk mengantisipasi hal ini, sejujurnya gw udah nyiapin jawaban yaitu "Kita tunggu setelah lulus S2 ya!". Walopun belum tentu juga setelah lulus S2 gw bakal nikah, ato lebih parahnya belum tentu setelah lulus S2 ada yang mau ama gw, ato lebih parahnya lagi kalo gw ga lulus-lulus S2nya. Kaco.

Akan tetapi sodara, ternyata selama liburan Idul Fitri kemarin jawaban yang udah gw siapin itu sama sekali ga kepake. Keluarga besar gw, entah kenapa, ga …

Mudik : Bermalam di Tegal, Nahan Pup di Semarang

Setlah tahun kemarin gw mudik bareng keponakan (atau sepupu) gw, tahun ini gw kudu jomblo lagi. Ya, gw mudik sendiri lagi, tanpa teman kunanti #ngok. Pengalaman hunting tiket tahun lalu, yang gw bela-belain begadang tapi pas di hari H di jam H, gw malah ga bisa akses website KAI, dan berakhir dengan tiket ngeteng Jakarta-Purwakarta-Cirebon-Tegal-Semarang-Ngrombo, maka tahun ini gw males 'ngoyo' lagi. Gw ga begadang lagi, dan pasrah aja. Gw mau ngebuktiin kalimat 'rejeki anak soleh', kalo gw soleh ma pasti dapet tiket. Tapi ternyata gw overconvident, gw ga cukup soleh, dan ga dapet tiket Jakarta-Semarang. Akhirnya gw ngeteng lagi, beli tiket Jakarta-Tegal, transit di Tegal 4 jam, dan lanjut Tegal-Semarang. Masalahnya adalah kereta Jakarta-Semarang yang gw naikin bakal nyampe jam 23.30 dan kereta Tegal-Semarang berangkat lagi jam 3.27. So, gw harus nunggu selama 4 jam, di tengah malem, sendiri. Cukup sesuatu.

Well, gw naik kereta Eksekutif Tegal Bahari dengan harga 240.00…

Reposting - Berhenti Salahkan Syaitan

Well, Ramadhan kali ini bener-bener berbeda dari tahun sebelumnya. Bukan hanya dari sisi gw, tapi juga dari sisi luar gw, lingkungan. Let's see. Coba deh liat TV, ini bulan Ramadhan, bulan suci, tapi berita kriminal ga pernah berhenti nongol di layar TV. Dari kasusnya Angeline sampe bocah yang kabur dari rumah karena disiksa ibu kandungnya (tangannya digergaji). Dari sinetron yang mempertontonkan zina-dina-hina sampe mempraktekannya dalam dunia nyata. Yang terbaru ni, LGBT. Dan ternyata banyak loh orang Indonesia, yang ngakunya muslim, publik figur lagi, tapi terang-terangan mendukung LGBT. Gendeng. Ini maksudnya apa coba. Sebagai seorang jomblo akut, isu LGBT bener-bener menurunkan pamor gw sekaligus penebar fitnah. 'Lo ga punya pacar, gay ya?'.Astaghfirullah dah. Amit-amit. Ini dunia emang udah bener-bener kacau. Kaco!! So, dengan keadaan sekarang yang kayak gini, gw jadi inget postingan gw beberapa tahun yang lalu, "Berhenti Salahkan Syaitan". Dan nampaknya opi…

Apply and Interview

Seorang teman SMP bertanya, atau tepatnya berkata, 'Lo harusnya udah pindah dari kerjaan lo. Lima tahun itu udah sangat lama. Kok lo betah sih?'. Pertanyaan ini mengusik gw. Pertama karena memang benar, sudah terlalu lama gw stay di satu perusahaan dan itu menjadikan gw minim pengalaman kerja. Dan yang kedua adalah karena yang berkata kayak gitu adalah temen yang gw respect dari dulu, Jacky. Sedikit overview tentang Jacky adalah dia salah satu temen gw yang antimainstream. Ketika dulu gw dan temen-temen pada sibuk belajar karena besok ujian, temen gw yang satu ini malah asik main game. Seakan ga peduli dengan sekolahnya. Tapi uniknya ketika ketemu dengan pelajaran atau topik yang dia suka, dia langsung jadi nomor satu, maju paling depan, dan bener-bener berbeda dari Jacky yang biasanya. Di jaman sekolah, ketika yang lain galau soal pacar (dia juga sih), dia udah punya bisnis sendiri. Dia punya Warnet dan Game Centre, dia buka toko komuter, dan ya, itu cukup membuat gw …

adSense