::: tunjukilah kami jalan yg lurus [QS 1:6] :::

adSense

Wednesday, 30 November 2011

Menjadi Jomblo Yang Sukses,

Pernahkah saudara melihat buku dengan judul 'Menjadi Pengusaha Yang Sukses', saat berkunjung ke toko buku? Atau 'Kiat-Kiat Menjadi Penulis Sukses' ?. Atau mungkin 'Sukses Berkebun Pisang' ? Well, kalo kita perhatikan banyak banget buku-buku yang membahas tentang 'Bagaimana Menjadi Sukses'. Nah, tidak mau ketinggalan, kali ini gw juga mau membahas tentang kesuksesan yang udah gw raih, yaitu 'Menjadi Jomblo Yang Sukses'. Cekidot!!

Menjadi Jomblo Yang Sukses
'Jomblo itu pilihan'

Pengantar :
Siapa bilang menjadi jomblo itu tidak asik? Bagi masyarakat umum, menjadi jomblo adalah suatu aib. Bahkan sebisa mungkin, seseorang menolak untuk dibilang 'Jomblo'. Status Jomblo nampaknya sudah terlanjur buruk di mata orang-orang. Meskipun kalo boleh jujur, Jomblo tidak seburuk apa yang orang-orang pikirkan. Jomblo adalah suatu pilihan. Dan seburuk apapun Jomblo itu, toh tetap ada yang memilih. Artinya? Tidak semua orang menganggap jomblo itu bencana.

Definisi :
Mengutip dari Apa Saja Penyebab Jomblo, Jomblo didefinisikan sebagai :
"menurut para ekonom dimasukkan ke dalam kategori produk tetap, artinya tidak terdistribusi, namun suatu saat dibutuhkan berpotensi untuk didistribusikan. Sedangkan menurut para ahli kimia, jomblo adalah keadaan dimana jumlah elektron dan proton relatif sama. Namun begitu tidak bisa dimasukkan ke dalam golongan unsur mulia, karena kenegatifan elektron yang tidak stabil, yang menyebabkan sang jomblo menjadi lebih agresif jika nilai elektronnya men
Tautancapai puncak tertinggi/ terendah, dan stabil bila elektronnya cenderung stabil. Secara umum, bisa dikatakan jomblo adalah keadaan dimana seseorang tidak memiliki pasangan di masa pra nikah"

Mengapa Harus Jomblo? :
Sekali lagi saya tegaskan, bahwa Jomblo adalah sebuah pilihan. Dan sebuah pilihan selalu memberikan opsi yang cenderung sama-sama penting, sama-sama punya kelebihan dan kekurangan dibanding opsi lainnya. Oleh karenanya, memilih menjadi jomblo bukan suatu kesalahan, atau keterpurukan, atau dijadikan pilihan terakhir. Jomblo memiliki derajat yang sama dengan opsi lain dan tentu saja memiliki alasan mengapa ia harus dipilih. Beberapa alasan yang mungkin bisa dijadikan pertimbangan untuk memilih menjadi jomblo adalah :
1. Kebebasan
Dengan menjadi jomblo, secara otomatis kita menjadi pribadi yang bebas. Bebas dari colokan mata pacar saat melihat cewek cantik lewat, bebas di malam sabtu dan g perlu repot-repot bingung mau ngajakin pacar jalan kemana, bebas mau mandi apa kagak, toh g ada yang protes seandainya g mandi. Well, dengan menjadi jomblo, kita bebas melakukan apapun yang kita mau.
2. Hemat
Coba cek deh, ada berapa banyak pasangan yang bisa berhemat? Setiap hari mesti ngeluarin duit buat nganter doi kemana-mana, beliin makan, nganter ke mall (dan pasti mengurangi kas keuangan kita). Belum malem minggu nya. Belum kalo doi ulang tahun. Belum peringatan satu tahun jadian, 6 bulan jadian, 3 bulan jadian, sebulan jadian, sampe 5 hari jadian. Semuanya butuh duit. Dan itu semua bisa dihindari hanya jika kita menjadi jomblo.
3. Terhindar Dari Virus Cepat Tua,
Ada yang bilang, cepat marah bisa menyebabkan seseorang menjadi cepat tua. Dan saya yakin dalam sebuah hubungan, pasti ada marahannya. Dan semakin sering marahan, semakin cepat dia menjadi tua. Bandingkan dengan seorang jomblo. Dengan menjadi jomblo, obyek kemarahan menjadi tidak ada. Sehingga ketika mau marah, akan timbul pertanyaan, 'mau marah dengan siapa? Tiang telpon?'. Dan akhirnya g jadi marah. Yang akhirnya membuat virus cepat tua pergi jauh-jauh dari hadapan kita.

Karakteristik Yang Harus Dimiliki :
Sama halnya dengan Menjadi Pengusaha Yang Sukses, untuk Menjadi Jomblo Yang Sukses juga dibutuhkan karakter-karakter penunjang dalam diri seseorang, diantaranya dalah :
1. Jangan Iri
Godaan utama seorang jomblo adalah iri. Iri ketika melihat teman-teman menggandeng pacar masing-masing, iri ketika melihat mereka bercumbu mesra. Dan untuk menjadi seorang Jomblo Yang Sukses, perasaan-perasaan seperti ini harus dihindari. Tidak boleh tidak.
2. Bebas dan Merdeka
Tanamkan di dalam diri bahwa 'dengan menjadi jomblo saya bebas dan merdeka'. Bebas dari segala macam kekangan yang mungkin dibuat oleh pasangan. Bebas melakukan hal-hal yang tidak mungkin dilakukan oleh orang-orang yang berpacaran, dan sebagainya.
3. Pantang Menyerah dan Teguh Pendirian
Akan sangat banyak godaan di depan sana yang mengahalangi kita untuk menjadi Jomblo yang sukses. Namun dengan Pendirian yang teguh dan pantang menyerah, semua itu tidak akan mempan terhadap diri kita.

Gambaran Jomblo Yang Sukses :
Nah, untuk memotivasi dan memberi gambaran seperti apakah jomblo yang sukses itu, berikut adalah beberapa ciri-cirinya :
1. Sanggup Bertahan
Bagi yang sebelumnya sudah memiliki pasangan, ciri-ciri Anda adalah jomblo yang sukses adalah, Anda bisa bertahan menjadi seorang jomblo minimal sama dengan lama Anda tidak menjomblo. Jika itu bisa dilakukan, maka title Jomblo Yang Sukses sudah di depan mata.
2. Lolos dari jebakan galau.
Ujian utama bagi seorang pencari jalan jomblo adalah galau. Galau bisa menyebabkan seorang jomblo berpikiran negatif dan yang terburuk adalah menyerah menjadi jomblo. Untuk itulah, seseorang yang bisa lolos dari kegalauan yang melandanya, hanya tinggal menunggu waktu untuk bisa menjadi seorang Jomblo Yang Sukses.
3. Feel Free and Enjoy A Life.
Dan puncak dari kesuksesan ini adalah perasaan bebas dan bagaimana seseorang bisa menikmati hidup ini meski tak ada pasangan di sisinya. Orang-orang yang sudah mencapai tingkatan ini sudah tidak lagi memiliki perasaan iri kepada orang lain. Atau kalaupun masih ada iri, ia bisa mengatasinya dengan baik.

Well, tidak ada yang gampang di dunia ini. Semuanya butuh proses dan perjuangan. Termasuk Menjadi Jomblo Yang Sukses. Ada kalanya godaan dan ujian menghadang, tapi ujian adalah proses untuk mendewasakan diri dan mengetes seberapa besar niat kita untuk mewujudkannya. Selamat mencoba! kalo kata Liverpool, 'You'll Never Walk Alone' lah. Hihihi. #tetep

1 comment: