::: tunjukilah kami jalan yg lurus [QS 1:6] :::

adSense

Tuesday, 16 November 2010

Kutukan Dokternya Miho

oke. masih tentang Miho yang kemarin sakit. sekarang Miho udah agak mendingan. tapi tetep aja masih ngegeloyor gitu. tapi mending lah. tapi kayaknya kutukan si dokter bener-bener berlaku buat gue. (masih inget kan waktu tu dokter bilang, Miho kagak kenapa-napa, dan malah nuduh gue yang sakit - sakit jiwa). ternyata kutukan itu mulai aktif setelah Miho bener-bener sembuh. sekarang gue yang sakit (bukan sakit jiwa). (berhati-hati lah pada kutukan dokter! waspadalah, waspadalah, waspadalah!!)

1. sakit pertama yang gue alamin adalah sakit hati. why?? tim futsal gue kalah tanding. sakit banget rasanya.
2. sakit yang kedua, gue baru masuk rumah setelah kuliah. waktu gue nutup pintu, kaki gue kejepit pintu. biasanya yang kejepit kan tangan,lah, ini kaki. sebenernya g gitu sakit sih. cuman kalo jalan, rasanya jueng jueng gitu. paginya si bulik gue histeris :
Bulik : 'mas mas (manggil om gue), darah apaan ini?'
Om : 'awh, paling juga darah nyamuk',
Bulik : 'g mas. masa darah nyamuk lebar gini (bingung kan? apanya yang lebar coba?)'
Om : (g peduli)
Bulik : 'jangan-jangan Co kecelakaan! Co! Co!'
Om : (udah g keliatan)
Gue : (keluar kamar (baru bangun tidur(karena dibangunin(kalo g dibangunin, belum bangun(mimpi indah))))),
Bulik : 'lo kecelakaan?'
Gue : ???#@$#?
Bulik : 'tu ada banyak darah gitu. lo kecelakaan?'
Gue : 'g. . owh, tadi malem kaki gue kecepit pintu sih bulik. tapi masa ada darahnya?'
Bulik : 'lha ini apa ?'
Gue : . . .
Dan ternyata sodara-sodara, gara-gara kejepit pintu itu, darah gue banyak yang mengocor. dan gue g tau.

3. dan yang paling parah adalah sakit yang ketiga, yaitu kayaknya maag gue kambuh. a!@#&AERGAY!!!

Jadi, kesimpulannya sodara-sodara, hati hatilah dengan perkataan dokter. Bila dokter mulai mengeluarkan kutukan-kutukan kepada Anda, segera sumbat mulutnya dengan kaos kaki. secara pribadi, gue g mau ada orang lain yang menderita kayak gue. cukup gue aja. wassalam.

No comments:

Post a Comment