aku ingin menyisakan tawa bersamamu,
di kala senja hanya bisa pasrah menanti gulita,
di saat dunia tlah putus menanti asa.
aku ingin menyisakan kecup di keningmu,
di kala malam tak sanggup memimpikan fajar,
di saat sinar mentari tak lagi bisa terkejar.
aku ingin menyisakan rindu di hatimu,
agar kelak saat mata tak lagi bertemu,
aku punya alasan untuk pulang menujumu,
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
-
Kemarin pagi, tiba-tiba istri nanya gini "Mas, ada ga temen mas yang udah sukses?". Pertanyaan sederhana yang pada akhirnya ngebua...
-
Minggu terakhir di bulan Januari ini ditutup dengan Gath Forum Buku Kaskus (Serappium). Seperti yang udah direncanakan sebelumnya, Gath ka...
-
Dengan menyebut Asma Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Mari kita awali tahun 2025 ini dengan penuh semangat hidup! Merdeka! Well, me...
No comments:
Post a Comment