::: tunjukilah kami jalan yg lurus [QS 1:6] :::

adSense

Monday, 21 June 2010

hah . . . berpisah . . .

4 tahun bukan waktu yang sebentar guys! tapi juga bukan waktu yang lama buat kita. paling g kalo kalian g ngrasa gitu, aku ngrasa gitu. . . .


kelas satu . . .
masih inget dulu waktu kelas satu, temen pertama yang aku kenal adalah si imam atau pethek atau chuck. kita kenal pas di bus waktu mau ke borobudur. kita berdua berdiri dari semarang sampe magelang. hah! sangat melelahkan. awal mulai pelajaran kelas satu gue sama sekali g tertarik buat ngelanjutin sekolah disini. dengan segala peraturannya yang menyebalkan.hah! rambut gundul, temen2 yang 'sumpah' kacau, dan dengan nama sekolah 'SMK'. sangat tidak membanggakan!! dan ruang kelas yang sempit, sumpek, ada di pojokan, kipas angin yang kalau dinyalain berbunyi nyaring, kalau g dinyalain 'gila' gerah banget. sangat tidak menyenangkan. hingga hampir setahun kurang 2 bulan aku baru punya temen, henda, faruq, aconk cs, dan tentu saja sodara kembar terkasihku 'retno' atau yang sering kupanggil 'tino'. dari sinilah kisah indah ini dimulai menggantikan kisah pahit setahun ini. . .

kelas dua,
adalah dimana aku baru menyadari bahwa sekolahku tak suburuk perkiraanku. walopun sebenranya masih juga aku merasa ini bukan yang terbaik dari kisah ini. bareng ma henda, faruq, dan belakangan jepun kami sering maen bareng. ke kos ku bareng buat sekedar tidur siank, nonton film, ngegame bareng, berbagi cerita bareng, hingga main kartu. bareng aconk cs aku mulai jadi 'gila'. menciptakan kata2 aneh baudzubillah seperti siempre, lele ndas pink, lepra, lepi, dan seabrek kata aneh lainnya, foto2 bareng, dan banyak hal gila lainnya. i love it guys! bareng tino g usah diperpanjang lagi coz hampir setiap hari kita duduk bareng di kelas, belum ke perwil bareng, ke gramed cuma sekedar buat baca-baca doank, maem mie ayam di TLJ, jalan2 sampe tugu muda jalan kaki, ke rumahe ariza cuma buat minta makan (maklum anak kos), boloz latian paskibra bareng, dan banyak lagi kisah ini yang jika terus ditulis 'kisah kita tak akan usai!' dah,

kelas tiga,
kalo di kelas dua kami adalah pasukan TKJ yang terbagi dalam beberapa partai, seperti partainya bang jeki, aconk cs, tino cs, dian cs, dll. di kelas tiga ini kami mulai tumbuh bersama bangsa ini. kami hilangkan semua itu demi tercapenya 3TKJ yang solid, adil, dan bermartabat. diawali dengan perpindahan kelas dari ruang 30 yang super pengap ke ruang 05 yang letaknya jauh dari gerbang sekolah(sulit menyelinap ketika telat atau mau kabur pas pelajaran). tapi disinilah kami anak2 TKJ 06 bisa bersatu mengukir prestasi gemilang untuk masa depan. kalo pelajaran di ruang 05, saat istirahat tentu saja kursi panjang di depan kelas menjadi tempat paling menyenangkan. kalo di lab, nonton film bareng dan ngubah lab jadi game center adalah hal yang sangat menyenangkan. dan saat pulang sekolah, pengunjung kos ku bertambah pesat. ada yang cuman mau tiduran, nonton film, ngegame, sampe main kartu. tapi biasanya jadi main poker semua. sampe magrib juga. menyenangkan!! pas mau UN, kita belajar bareng ntah di kos ku atau di kos nya retno. sering nya di kos retno. soalnya kalo di kos ku pasti ujung2 nya pokeran. hahahaha,

kelas empat,
kita harus berpisah sejenak, paling g selama 6 bulan buat PKL. ada yang di semarang aja, ada yang ke timur sampe purwodadi, ke selatan sampe jogja, ke barat sampe jak bar, ke utara sampe kalimantan. miss u so much guys!! dan ketika balik, udah pada pegang hape baru. hemmm. setelah itu terpisah lagi coz ada yang uda dapet kerja, ada yang sibuk ujian kulia, dll, dll,

Wisuda,
dan akhirnya kemarin tanggal 19 juni kami dipertemukan kembali untuk yang terakhir kalinya sebagai murid SMK N 7 Semarang . . .
tak ada kata2 lain selain 'ucapan terima kasih dan tangis air mata!'. selamat menempuh hidup baru teman2. semoga sukses dimanapun kalian berada. kalian lah yang telah membuatku enggan berada di stemba menjadi enggan keluar dari stemba. . . .

1 comment:

  1. aku tidak menemukan sosok seorang guru dan walikelas di sini, di sekolah ini...

    ReplyDelete