terguncang,
tercengang,
semua mata tak sanggup memandang,
semua tangis tak berhenti berkumandang,
ketika merapi mengamuk marah,
maka kami hanya bisa menangis darah,
menanggung beban yang teramat susah,
dan gelisah,
mungkin ini azab Tuhan karena kita terlalu sombong,
atau sekedar peringatan karena otak terlampau kosong,
yang jelas ini ujian,
agar kita tetap sabar,
yang jelas ini ujian,
agar kesombongan tak melebar,
Tuhan tidak tuli,
mendengar semua yang kita risaukan,
Tuhan tidak tuli,
mendengar semua doa dan pengharapan,
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
-
Kemarin pagi, tiba-tiba istri nanya gini "Mas, ada ga temen mas yang udah sukses?". Pertanyaan sederhana yang pada akhirnya ngebua...
-
Minggu terakhir di bulan Januari ini ditutup dengan Gath Forum Buku Kaskus (Serappium). Seperti yang udah direncanakan sebelumnya, Gath ka...
-
Dengan menyebut Asma Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Mari kita awali tahun 2025 ini dengan penuh semangat hidup! Merdeka! Well, me...
No comments:
Post a Comment