::: tunjukilah kami jalan yg lurus [QS 1:6] :::

Kak Sasa Ikut Kelas Intensif Taekwondo

Mulai bulan Agustus ini Kak Sasa mulai ikut latihan Taekwondo intensif atau lebih dikenalnya latihan fighter, yaitu latihan khusus yang dipersiapkan untuk ikut turnamen. Dari ratusan temen-temennya, yang ikutan kelas ini paling 20-an aja, dan emang yang latihan rutin tiap minggu.

Latihannya malem dan pagi, lebih capek. Tapi anaknya happy. Gw sampe harus beberapa kali konfirmasi dan cek, apakah dia happy apa ga. Dan nyatanya dia emang se-happy itu. Kita udah pernah coba Kak Sasa untuk renang, tapi kayaknya belum nemu titik pasnya. Kita udah pernah coba panahan, tapi dia ga suka. Di rumah kita sering main badminton, mungkin bisa, tapi dia ga sehappy itu. Tapi di Taekwondo ini beda. Ada beberapa hal yang menunjang, diantaranya adalah :

1. Badannya lentur, cocok untuk gerakan-gerakan dasar taekwondo yang butuh fleksibilitas. Kayak tendangan  lurus ke atas sampe kepala, split, dll.
2. Meskipun lentur, tapi agak kaku. Means, kurang cocok untuk menari. Tapi di taekwondo jadi cukup OK, karena tendangan maupun pukulannya jadi berisi.
3. Individual, kayaknya Sasa lebih suka olahraga/turnamen individu dibanding tim.
4. Temen ceweknya ada, tapi ga banyak. Means, kalau ada lomba-lomba mewakili sekolah, asal di rajin dan happy, kemungkinan besar akan terpilih jadi tim. Temen seangkatannya dia dan satu sekolah cuman ada dua orang cewek. Jadi kemungkinan besar aman. Tinggal kita lihat konsistensinya aja.

Beberapa kali aku juga tanya anaknya, apa yang bikin dia suka. Anaknya selalu bilang, "Ya suka aja". Itu artinya dia emang beneran suka. Karena biasanya kalau kita suka sesuatu tapi ga bisa ngejelasinnya kenapanya, sukanya itu murni. Kayak gw ditanya, kenapa suka sepeda? Ya suka aja. Bukan karena sepedanya, bukan karena petualangannya, tapi karena suka aja.

Doanya temen-temen semoga Kak Sasa bisa maksimal.

Lomba 17-an 2026

Bulan Agustus udah mau lewat, itu artinya lomba-lomba 17-an sudah berakhir pula. Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, anak-anak antusias banget ikutan lomba. Terdata disini ada dua jenis lomba, yaitu Lomba RT dan Lomba RW. Tentu saja anak-anaku ikut keduanya.

Sasa tahun ini ikut beberapa lomba kayak jalan bawa kelereng, mindahin bendera, dan jalan balon. Sayangnya dari ketiga lomba itu dia kalah semua. Kalah cepet dibandingin teme-temen lainnya yang cowok semua. Dia sampe ngambek karena larinya udah ga sekenceng dulu (padahal mah sama aja). Tapi sebagai penghiburannya dia, tahun ini dia tampil nari baik di RT maupun RW. Happy dia, walaupun ga dapet hadiah apa-apa.

Berbeda dengan Sasa, Fakih justru borong hadiah. Fakih tahun ini udah beda banget dengan tahun kemarin. Lebih berani dan adaptif. Kalau tahun-tahun kemarin cuman ikut lomba mewarnai, kali ini dia ikut lomba lain kayak cepet-cepetan mencocokkan warna dan susun gelas. Dan semuanya dia juara. Mencocokkan warna dia juara 2, susun gelas juara 1, dan mewarnai juara 1. Dan ketika pengumuman pemenang, dengan pede nya dia naik ke panggung. Sebagai seorang ayah, aku happy banget. Karena anak kecilku sekarang udah beranjak besar dan berani. Belum lagi, sekarang tiap sore kerjaannya main bola di lapangan sama temen-temen kakaknya, karena di kompleks yang cowok hanya itu. Ga ada temen sebayanya.

After 17-an ini, selain kembali ke rutinitas, masih banyak pula agenda menanti. Tahun ini Fakih harus udah daftar sekolah (SD), sunat, dan renov rumah. Mulai bulan ini pula Kak Sasa mulai latihan intensif Taekwondo. Life must go on, so go go go.

Kak Sasa Ikut Kelas Intensif Taekwondo